Well, it’s me again.

Hello.

It’s me.

It’s been a long time I didn’t write anything in this blog.

Hmm, this blog feels empty. I should write more.

So, what’s the reason I write back in this blog? Because,

  1. I miss this blog. I admit it, I really miss this blog-like-my-diary.
  2. Many things comes and goes.
  3. I really want to write again. To write something that makes me feel “Ah, so this is really my story? I can’t believe it I made this.” Maybe, that kind of writing.

And why I write all of this- probably ‘chit-chat’ because I want to learn English more. For maybe 4-5 months, I never speak up or write something in English. And when I try it, it’s like I never learn English. I can’t say anything -_-

That’s why.

Should I write a story again? A story that will hypnotize someone. A story that will make someone is crying or feel happy. A story between two people falling in love.

 

Advertisements

Tetap Dalam Jiwa

Tak pernah terbayang akan jadi seperti ini pada akhirnya

Semua waktu yang pernah kita lalui bersama nyata hilang dan sirna

Hitam putih berlalu, janji kita menunggu, tapi kita tak mampu

Seribu satu cara kita lewati tuk dapatkan semua jawaban ini

Bila memang harus berpisah, aku akan tetap setia

Bila memang ini ujungnya, kau kan tetap ada di dalam jiwa

Tak bisa ku teruskan, dunia kita berbeda

Bila memang ini ujungnya, kau kan tetap ada di dalam jiwa

– Isyana Sarasvati

Munafik.

Munafik.

Mereka menginginkan apa yang mereka lihat, bukan apa yang mereka rasakan.

“Aku suka kamu karena kamu baik, care sama orang lain, dan bla bla..” ujungnya juga karena “Soalnya kamu cantik, baik, humoris.”

Lagi-lagi, mereka tertipu oleh keapikan wajah dan tubuh, tanpa tau jiwa dan raga telah sirna kesuciannya. Telah bersimbah dosa yang kotor sekotor-kotornya.

Munafik. Kalau saja wajah dan tubuh berganti ‘tidak ideal’. Akankah mereka datang dan bilang seperti itu?

Hati yang Ternoda

Bodoh. Aku benar-benar bodoh.

Meninggalkan seseorang yang mencintaiku hanya untuk mengejar seseorang yang menyukaiku.

Sekarang setelah seorang yang mencintaiku itu tidak percaya padaku dan ‘akan’ membenciku, bisakah aku kembali padanya dengan keadaan masih memikirkan seseorang yang menyukaiku?

Pasti ia akan menolakku.

Tapi apa yang ia jawab? “Aku cinta kamu dan aku nggak mau pisah sama kamu.”

Dia sangat mencintaiku. Sangat. Bahkan setelah aku melukai hatinya, ia tetap mencintaiku.

Bagaimana bisa aku memilih orang lain ketika ia adalah ada seseorang yang setia menungguku, memberikan cinta kasihnya padaku, memberikan tatapan cintanya padaku?

Sungguh bodoh sekali, aku.

Kini aku menyakitinya. Berkali-kali. Ia terus-terusan berkata “Jangan sakiti aku lagi.” atau “It’s hurt. Please don’t let me go”

Aku tertegun. Apakah kau terlalu sakit sehingga kau berencana untuk meninggalkanku? 😥

Baiklah.

Kalau itu membuatmu bahagia, maka tinggalkanlah.

Aku tak ingin mendengarmu menangis karenaku lagi. Aku ingin kamu tertawa. Aku ingin kau tidak tersakiti. Aku ingin Gallant yang ceria.

Tak apa. Aku di sini cukup mencintaimu dalam diam, seperti dua tahun lalu. Di mana aku akan selalu menengokkan kepalaku kebelakang sekedar melihat wajahmu, mengobrol dengan teman sebangkumu agar aku bisa mengobrol dengamu juga, dan sangat girang jika kau menganggu tidur pagiku.

Aku ingin memutar waktu. Hal yang tidak mungkin meski hanya untuk dipikirkan.

Seberapa kerasnya aku berusaha menata hatiku kembali dan memberikannya kepada sang pemilik, si pemilik mungkin tak akan menerimanya dengan sepenuh hati sebab hati ini pernah dinodai.

#TerusBergegas

Jawaban :

  1. Dangerously Perfect, Beautiful Liar, Best Rival, All You Can Eat, Aku Tahu Kamu Hantu, Surat Hafalan Delisa, Bidadar-Bidadari Surga, Bi!, Sweet Melody Series, BloodType Series, Winter in Tokyo, Elipsis. Dari jawaban tadi, yang berasal dari GagasMedia ada lima! Yah, maklum. Karya dari GagasMedia memang bagus sih. Hehe.
  2. Seingatku buku Winter in Tokyo karya Ilana Tan. Mengapa? Karena penggambaran Ilana Tan ini sangat nyata, sehingga yang membaca ikut mewek dah.
  3. Musik adalah kebahagiaan yang paling manis – Sweet Melody
  4. Of course, mah Jandro dari buku All You Can Eat. Dia itu sekseh bangeettt *ngiler*. Membayangkan tubuhnya aja bikin merangsang, apalagi kalau ‘ada’ yang nyata. Beuuwwhh. Jandro cocok untukku, karena aku bisa memuaskannya *mikir keras*. Maksudnya bisa manjain dia, meskipun aku lah yang lebih muda dari Jandro.
  5. Ending novelnya Aku Tahu Kamu Hantu karya Eve Shi. Sejak pertama baca karya Eve Shi ini, aku jadi tergila-gila sama novel genre horror atau misteri. Endingnya pun nggak melulu tentang mati, hilang, atau apalagi tentang cinta yang happily ever after. Ending dari novel ini si *siapa ya, lupa namanya* … Frans! Nah, Frans. Si hantu Frans ternyata punya dendam kepada… si cowok satunya, temen dari si cewek. Sumpah, lupa atuh. Intinya endingnya bikin pengen nambah. Kirain Aku Tahu Hantu ada serinya, ehhh… ternyata nggak ada. Kan nggantung dan serasa pengen nodong si penulis gimana lanjutan ceritanya. Hehe.
  6. Buku pertama GagasMedia yang kubaca? Hmm… All You Can Eat. Kalau tanya kenapa, sebenarnya sih karena promosi orang-orang. Thanks for that, aku jadi beli novel karya Christian Simamora itu dan langsunggg jatuh cinta! Gimana nggak jatuh cinta? Ceritanya aja super, lebih super dari Mario Teg*h. Konfliknya bikin greget.
  7. Judul To All The Boys I’ve Loved Before. Kenapa judul itu menurutku menarik? Karena… panjang banget -_- Novel lain aja pakai minimal tiga kata lah untuk judul, nah ini tujuh kata. Tapiii… buku ini bagus banget lho *katanya*, belum baca sih. Niatnya mau baca, tapi belum beli. Niatnya mau beli, eh, nggak punya uang. Hehe.
  8. 7 Deadly Sins series. Cover yang bergambar satu huruf dan ada kaligrafinya (?), misal si Beautiful Liar. Covernya hanya bergambarkan satu huruf, yaitu L dan dibarengi gambar kancil di sebelahnya. Simpel tapi menawan.
  9. Misteri is my way! Meskipun aku nggak suka film horror, tapi kalau masalah buku- I am da real MVP (?). Misteri itu bikin orang penasaran. Siapa sih pelakunya? Kok bisa begitu? Bukannya dia? Lho, kok? Karena pada dasarnya aku itu kepo (banget). Makanya genre misteri/horror cocok untukku.
  10. Ilana Tan. Bakal tanya ke dia, “Kok bisa sih nulis segitu hebatnya? Dapat ide darimana?” Because her book is amazing.
  11. Buku cetak lah. Bikin sakit mata aja baca e-book.
  12. Keep Producing Amazing Books because We NEED Great Books To Write Books

Happy Birthday untuk GagasMedia yang ke-12!

#TerusBergegas

http://www.gagasmedia.net